Jubir Muslimah HTI:Kasus Manohara Bukan untuk Konsumsi Publik!
Tiba-tiba Kasus Manohara kembali menghangat paska kepulangannya ke Indonesia beberapa waktu lalu. Berita, infotainment, masyarakat luas trerutama ibu-ibu rumah tangga banyak membahasnya. Namun sayang apa yang mereka bicarakan lebih keunsur ghibah, menggunjing kejelekan orang lain. Bahkan ada yang sampai berpendapat bahwa kasus Manohara ini korban dari keluarga yang menerapkan Islam karena melihat bahwa suami Manohara adalah seorang pangeran dari ‘kerajaan Islam’ di Malaysia karena Islam membolehkan suami memukul istrinya seperti yang tertulis dalam Alquran Surat An Nisa ayat 34. Terkait dengan itu Wartawan mediaumat.com Joko Prasetyo mewawancarai Juru Bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia Febrianti Abassuni Rabu (3/6) malam di Jakarta . Berikut petikannya.
Bolehkah istri diperlakukan sebagai properti, seperti yang diakui oleh Manohara?
-
Archives
- June 2009 (13)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS